Pemilu 2019 sudah di depan mata dan suhu politik makin panas. Salah satu indikator kedewasaan politik bangsa Indonesia adalah apakah dalam perhelatan politik seperti ini setiap orang bisa menafsirkan semua data dan informasi yang berseliweran secara lebih cerdas.
Februari 2019
Hari ini
Mg Sn Sls Rb Kms Jmt Sbt
272829303112
3456789
10111213141516
17181920212223
242526272812
3456789
 

Sistem Pengadaan Barang/Jasa dan E-Procurement
Masalah Kelembagaan dalam Sistem Pengadaan Barang/Jasa di Indonesia
28 Juli 2011
Kenyataan bahwa lebih dari 70 persen korupsi di Indonesia terjadi dalam pengadaan barang/jasa publik semestinya menjadi lonceng yang nyaring untuk membenahi sistem ini. Kasus-kasus besar korupsi yang terungkap juga menunjukkan bahwa modus operandinya melalui penggelembungan dana untuk pengadaan sejak tingkat perencanaan pengadaan barang/jasa itu sendiri. Korupsi politik yang dilakukan oleh mantan bendahara partai Demokrat M. Nazaruddin juga dimulai dari pengadaan berupa pembangunan wisma atlet untuk persiapan SEA Games di Palembang. Lalu apa yang harus dibenahi dalam sistem ini? Saya terlibat dalam tim untuk membuat "gap analysis" tentang sistem pengadaan barang/jasa yang didanai oleh Kemitraan melalui proyek CLEANING. Yang saya sajikan di sini adalah makalah pengantar diskusi untuk aspek kelembagaan yang dilaksanakan di hotel Shantika, Jogja. [selengkapnya...]
 
   Copyright © 2018 Wahyudi Kumorotomo. All rights reserved.