Apakah manusia Indonesia rasialis? Kerusuhan di Papua belakangan ini hendaknya menyadarkan bahwa merangkul saudara-saudara di Papua tidak cukup hanya dengan pembangunan infrastruktur. Elit politik hendaknya memberi teladan, tidak justru mengambil kesempatan di air keruh.
Januari 2020
Hari ini
Mg Sn Sls Rb Kms Jmt Sbt
2930311234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930311
2345678
 

Detail Artikel
Demokrasi, Kebebasan dan Toleransi
29 November 2007
Persoalan filosofis yang senantiasa ada dalam sistem politik di negara-negara modern adalah menyangkut demokrasi. Tidak dapat dipungkiri bahwa sistem politik yang demokratis memiliki kekurangan-kekurangan. Terdapat juga hal-hal yang dilematis menyangkut sistem yang demokratis. Tetapi bagaimanapun juga demokrasi adalah sistem yang paling dapat diterima oleh kebanyakan negara di dunia sekarang ini, setidaknya untuk masa di milenium ketiga ini. Hal-hal fundamental yang juga perlu dipahami oleh para mahasiswa ilmu politik adalah bagaimana keterkaitan antara ide besar demokrasi dengan falsafah kebebasan dan toleransi. Banyak buku yang sudah ditulis mengenai ide-ide besar ini, tetapi masih belum banyak yang betul-betul memahami konsep dasarnya dan rasionalitas di belakangnya.
 
Download : Demokrasi, Kebebasan dan Toleransi.pdf
 
 
   Copyright © 2020 Wahyudi Kumorotomo. All rights reserved.