kegagalan-pasar.pdf"/>
Apakah manusia Indonesia rasialis? Kerusuhan di Papua belakangan ini hendaknya menyadarkan bahwa merangkul saudara-saudara di Papua tidak cukup hanya dengan pembangunan infrastruktur. Elit politik hendaknya memberi teladan, tidak justru mengambil kesempatan di air keruh.
Januari 2020
Hari ini
Mg Sn Sls Rb Kms Jmt Sbt
2930311234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930311
2345678
 

Detail Artikel
Kegagalan Pasar: Argumentasi Etis bagi Peranan Organisasi Publik
29 November 2007
Pada paruh kedua tahun 1980-an, terdapat pergeseran wacana yang luar biasa menuju kepada pengurangan peran pemerintah atau organisasi publik pada umumnya. Gerakan pemikiran ini menuntut dikuranginya peran negara ke tingkat sangat minimal karena dianggap tidak akan kondusif bagi mekanisme pasar. Tetapi pada akhir tahun 1990-an, krisis ekonomi yang melanda kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara membuktikan bahwa betapapun peran negara sulit untuk diminimalkan. Kegagalan pasar (market failures) adalah alasan utamanya. Banyak bukti yang menunjukkan bahwa mekanisme pasar dan kepentingan bisnis semata tidak akan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara agregat. Disamping argumentasi ekonomis, ternyata upaya untuk menangkal akibat negatif dari kegagalan pasar juga memiliki landasan etisĀ  yang kuat. Membendung monopoli dan mencegah informasi yang asimetris adalah argumentasi etis yang penting untuk dikemukakan. Disamping itu, terdapat pula berbagai macam argumentasi etis seperti masalah kesejahteraan sosial, pemberantasan korupsi, etika lingkungan, dan sebagainya.
kegagalan-pasar.pdf
 
 
 
   Copyright © 2020 Wahyudi Kumorotomo. All rights reserved.